KOAPGI sangat membantu sekali untuk saya, dan orang tua juga sangat berterima kasih, karena KOAPGI telah membantu saya untuk memberikan jalan bagi saya untuk mencapai cita-cita saya.Saya sangat terkesan sekali dengan pelayanan dari rekan rekan dari KOAPGI yang sangat ramah tamah dan juga sifat-sifat baik lainnya.
Pesan dan harapan sayaagar KOAPGI teruslah memberikan bantuan kepada banyak orang, karena saya selakupenerima beasiswa dari KOAPGI merasa sangat terbantu sekali dan terima kasih kepada KOAPGI. Saya ingin sekali seperti KOAPGI, oleh karena itu saya akan memanfaatkan seoptimal mungkin apa-apa yang telah diberikan oleh pihak KOAPGI. Dan saya juga berharap agar KOAPGI terus meningkat.
Di era globalisasi ini, Dunia pendidikan mendapat perhatian utama dalam kehidupan masyarakatperkotaan. Kuantitas dan kwalitas sekolah terus berkembang seiring dengan permintaan pasar yang terusmenuntut prestige dari sekolah-sekolah masa kini, sekolah-sekolah papan atas dengan brand name yang diakui telah menjadi daya tarik orang tua siswa untuk menyekolahkan anak-anaknya di sekolah favorit tersebut, tidak menjadi masalah akan berapa besar biaya yang harus di keluarkan untuk menjadikan buah hatinyamendapatkan sekolah yang mempunyai reputasi dan kredibilitas yang tinggi. Itulah potret dunia pendidikan anak-anak kita dilingkungan kita berada.
Bagaimana dengan anak-anak yang tidak beruntung di sekitar kita?
Pernahkah anda bayangkan bahwa jumlah anak putus sekolah di negeri tercinta ini ternyata sudah mencapai belasan juta?
Kegiatan kegiatan PPMD-AD meliputi : Mengadakan khitanan massal, pengobatan gratis, wisata peduli dan salah satunya adalah membantu korban bencana alam.
Pada awal maret 2008, bencana banjir menimpa saudara-saudara kita di Desa Larikrejo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus jawa Tengah. Musim penghujan dan genangan rob ( banjir dari pantai yang menyerang ke daratan ) tak ayal kejadian ini membuat desa yang dihuni oleh ± 460 KK ( ± 1500 orang ) terendam.
Tidak hanya kawasan pemukiman dan kawasan persawahan yang terendam air tetapi kolam ikanpun ikut turut terendam sehingga hal ini memberikan dampak yang buruk bagi penduduk karena dari situlah sebagian besar sumber pendapatan mereka.
Menanggapi musibah tersebut, KOAPGI melalui tim PPMD-AD kemudian berangkat menuju ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan. Bantuan yang diberikan berupa beras sebanyak 7,5 ton sembako, susu bayi, obat-obatan dan kebutuhan kebersihan pria dan wanita. Selain memberikan bantuan diatas, tim PPMD-AD menyelenggarakan pemerikasan kesehatan dan pengobatan massal untuk para korban banjir yang dilaksanakan dibawah koordinasi Drg. Harry Arifin dari Garuda Sentra Medika ( GSM ). Tim yang mengkoordinasikan semua kegiatan didesa Larikrejo ini dipimpin langsung oleh Sopyan Iskandar Ketua Program Peduli Masa Depan Anak Dhuafa ( PPMD-AD ) KOAPGI.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yang diawali dari kegiatan survey, pelaksanaan dan penutupan yaitu pada tanggal 7, 8 dan 9 Maret 2008.
Mungkin sudah banyak berbagai perusahaan yang melaksanakan program Kepedulian Sosial yang saat ini sering disebut Corporate Social Responsibility ( CSR ), tetapi melakukan Kepedulian Sosial untuk wisata pendidikan bagi anak-anak dhuafa dengan mengunjungi pusat perawatan pesawat terbesar dan pusat pelatihan kru Pesawat terbang di Garuda Indonesia adalah satu hal yang jarang dilakukan apalagi difasilitasi oleh Koperasi.