|
PRESTASI DAN PENCAPAIAN KEORGANISASI KOAPGI PADA 3 TAHUN TERAKHIR Ø Penghargaan atas prestasi dan pencapaian keorganisasian KOAPGI pada tahun 2008 Satu bulan menjelang bulan kelahiran KOAPGI yang jatuh pada bulan Agustus, pada bulan Juli 2008 KOAPGI mendapat “kado” dengan dipublikasikannya 100 Koperasi Besar Indonesia tahun 2008. Mengapa publikasi yang dikeluarkan oleh Dewan Koperasi Indonesia ( DEKOPIN ) ini dapat dikatakan sebuah kado? Karena dari 100 daftar Koperasi Besar Indonesia 2008 ini KOAPGI menempati urutan ke 11. Tim penilai yang beranggotakan para pemangku kepentingan utama Koperasi seperti Dekopin, Lapenkopnas, Kementrian Negara Koperasi dan UKM RI, Bakop ( Badan Akreditasi Koperasi ), Pusat Informasi Koperasi, dan Tim Dosen Magister Managemen (MM ) Ikopin Bandung ini menetapkan dua point utama penilaian yaitu pada aspek omzet pelayanan bisnis dan asset dari Koperasi, serta peran aktif Koperasi tersebut dalam pengarus tamaan CSR ( Corporate Social Responsibility ) atau CSR Stream seperti yang diisyaratkan oleh ICA ( International Coperative Alliance ). Dari tiga point utama penilaian yang dipakai oleh tim penilai maupun oleh ICA, KOAPGI sudah memenuhi dan melaksanakan ketiga aspek tersebut, yang mana jajaran pengurus dan manajemen KOAPGI sejak awal berdiri telah menjadikan aspek pelayanan dan manfaat untuk anggota ( members benefit ) sebagai prioritas dan doktrin utama, disamping pemeliharaan dan pengembangan asset milik Koperasi yang terus menerus dikembangkan. Sedangkan point penilaian tambahan yang dianggap penting adalah peran serta Koperasi dalam memikul tanggung jawab sosial korporasi ( Corporate Social responsibility ).
Bukan suatu hal yang kebetulan bahwa KOAPGI sudah menjalankan CSR ini sejak 5 tahun terakhir secara konsisten melalui Program Peduli Masa Depan Anak Dhuafa ( PPMD-AD ) dengan memberikan beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu, menyelenggarakan khitanan massal serta pengobatan gratis dan pembagian sembako yang ditujukan kepada masyarakat yang kurang mampu disekitar Bandara Soekarno Hatta dan Tangerang. Dengan mendapatkan peringkat ke 11 dari 100 Koperasi Besar di Indonesia, tidaklah menjadikan segenap pengurus dan manajemen KOAPGI berpuas diri yang mana dengan melihat selisih jumlah omzet KOAPGI dengan Koperasi yang berada pada peringkat 10 ( KPL Mina Sumira, JABAR ) hanya terpaut sebesar Rp. 1,8 milyar, sehingga tidaklah berlebihan apabila kami mempunyai tekad untuk menempatkan KOAPGI pada jajaran 10 besar dari 100 Koperasi terkemuka di Indonesia untuk tahun 2009. Kami mengharapkan partisipasi dan dukungan dari seluruh anggota Koperasi untuk kemajuan KOAPGI dimasa mendatang. Pada tanggal 14 juli 2008 KOAPGI mendapatkan piagam penghargaan dari Gubernur Banten sebagai Koperasi Terbaik dan Berprestasi di wilayah Propinsi Banten. Piagam diserahkan langsung oleh Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di pendopo Gubernuran Propinsi banten di Serang. Pencapaian Dalam Organisasi Selama tahun buku 2007 Selama tahun buku 2007, KOAPGI berhasil mencapai beberapa prestasi dan penghargaan di tingkat nasional, lokal dan institusional. 1. 30 Juli 2007, menjadi panitia inti Seminar Temu Usaha Koperasi se Kota Tangerang, Deputi Pembiayaan Kementrian Negara Koperasi, Kepala Deperindag Kopkar Propinsi Banten, Kepala Deperindag Kopkar Kota Tangerang dan Dekopinda Kota Tangerang. 2. Menjadi Ketua panitia perayaan Hari Koperasi Nasional ke 60 di kota Tangerang dan menjadi penyelenggaraan perjalanan undangan peringatan Harkopnas ke 60 di Denpasar Bali untuk Koperasi berprestasi se Tangerang. 3. Kembali meraih Trophy penghargaan dari Bank Syariah Mandiri sebagai mitra teladan dan dimasukkan kedalam 25 Debitor terbesar Bank Syariah Mandiri. Pencapaian Dalam Organisasi Selama tahun buku 2006 Selama tahun buku 2006, KOAPGI berhasil mencapai beberapa prestasi dan penghargaan di tingkat Nasional, Lokal dan Institusional. 1. Juli 2006, ditetapkan sebagai Koperasi Berprestasi Nasional tahun 2006 oleh Kementrian Koperasi dan UKM yang disampaikan dalam acara Hari Koperasi Nasional ke 59 di Pekalongan, Jawa Tengah. Acara dihadiri oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono, Menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu, perwakilan-perwakilan ICA dan para penggiat perkoperasian dari dalam dan luar negeri. 2. September 2006, Akreditasi Koperasi yang dilakukan oleh Kementrian Koperasi dan UKM untuk wilayah Propinsi Banten dan berhak menyandang koperasi dengan akuntabilitas SANGAT BAIK. Hasil akreditasi ini merupakan salah satu syarat wajib untuk dapat disertakan dalam penilaian 100 Koperasi Besar Indonesia yang mana syarat minimalnya adalah Koperasi yang terakreditasi “ Baik “. 3. Oktober 2006, Penghargaan Koperasi teladan dari Bank Syariah Mandiri cabang Thamrin, diberikan oleh Senior EVP Bapak Ibnu Mangku Soebroto dan Direktur Pembiayaan Cabang BSM Ibu Sulistyowati. |