|
Tuesday, 10 June 2008 |
|
LOGO KOAPGI  Logo atau lambang sebuah organisasi, negara atau perusahaan ternyata memiliki makna tersendiri dan merupakan kebanggaan pemiliknya. Mungkin rekan-rekan masih ingat betapa besar biaya yang dikeluarkan Garuda indonesia untuk mendapatkan logo seperti yang sekarang ini. Begitu pentingkah sebuah logo atau lambang? Secara kasat mata, logo hanya gambar dengan warna-warni dan perlambang-lambang. Namun dibalik itu semua sebuah logo mengandung arti di setiap unsurnya, baik warna, ukuran maupun lambang-lambang yang ada di dalamnya. Bahkan logo bisa diartikan sebagai gambaran ringkas dari visi, misi dan cita-cita sebuah organisasi. Berawal dari hal diatas beberapa waktu yang lalu menyelenggarakan sayembara membuat logo Koapgi. Diantara sekian banyak hasil karya yang ikut serta, akhirnya terpilih logo yang merupakan karya dari mas Andri suherman seorang karyawan PT. Mandira ( Garuda Indonesia Group ). Terpilihnya mas Andri karena dianggap sesuai dengan visi, misi dan cita-cita pendirian Koapgi. Dari gambar logo Koapgi dapat diuraikan makan tiap-tiap unsur yang terkandung di dalamnya : - Burung jenis pemakan ulat (hama ) pasti bukan burung perusak, bahkan menguntungkan dalam mengendalikan hama/ulat perusak tanaman. Gambar burung dilukis spontan dengan sekali tarikan kuas artinya burung yang dinamis. Kreatif dan tanggap serta penuh inisiatif dalam melaksanakan tugas. Warna emas merupakan lambang kebesaran dan kegagahan. Jenis burung dipilih karena sesuai dengan tugas keseharian awak pesawat yaitu terbang.
- Latar belakang angkasa raya perlambang habitat yang bersih dan merupakan hamparan luas penuh dengan harapan.
- Dibawah burung ada batas trotoir warna putih yang menggambarkan batasan norma dalam bekerja, serta aturan berupa tata tertib, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang harus ditaati dan dipatuhi.
- Jalan raya dan landasan pesawat tempat beraktifitas, memiliki arti persiapan dan perhitungan yang matang akan membuat proses tinggal landas berhasil dengan baik.
- Huruf Koapgi berada ditengah-tengah dengan warna emas yang menggambarkan harapan dan cita-cita gemilang serta selalu berdiri di tengah untuk menciptakan keadilan.
- Padi 17 butir, pita bando dan kapas 8 buah, dengan warna emas mengandung arti kemakmuran yang terikat bukan makmur karena melanggar hukum. Padi merupakan lambang kemakmuran pangan sedangkan kapas merupakan lambang kemakmuran sandang. Jumlah 17 dan 8 merupakan simbol dari tanggal dan bulan kemerdekaan bangsa kita yang telah menjadi tonggak sejarah Indonesia.
Jelaslah sudah sekarang bahwa dalam logo Koapgi mengandung makna yang mendalam tentang cita-cita Koapgi untuk mensejahterakan anggotanya dengan cara yang jujur dengan asas kekeluargaan serta memperhatikan batas-batas norma dan aturan yang berlaku. Pendek kata makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran adalah cita-cita dari Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia. 1.
|