|
Hati saya tergerak apabila mendengar tangisan pilu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana dan jiwa saya berontak apabila melihat saudara-saudara kita yang masih dikungkung kemiskinan,
demikian kata dokter gigi Hari Zainul Arifin yang akrab dipanggil Hari. Semenjak ia bergabung dengan bidang sosial KOAPGI pada awal tahun 2006 dibawah pimpinan Capt.Abdul Rozaq yang bertanggung jawab atas bidang sosial, yayasan dan PPMD-AD KOAPGI, kiprah sosial dokter gigi Garuda Sentra Medika (GSM) yang murah senyum ini memang sudah tidak diragukan lagi dikalangan karyawan PT. Garuda Indonesia. Komitmennya yang tinggi dalam membantu orang-orang yang tertimpa bencana alam atau membantu orang-orang dhuafa tidak berhenti dalam batas wacana, terbukti dengan keberhasilannya dalam memberikan bantuan medis dan bantuan sosial lainnya di setiap wilayah korban bencana alam, seperti korban tsunami dan gempa bumi di Aceh, gempa bumi di Yogyakarta, Pangandaran dan Padang, banjir di Jakarta, Tangerang dan Karawang, serta bantuan-bantuan medis lainnya yang sudah rutin terjadwal ( pengobatan masal gratis dan edukasi kesehatan bagi kaum dhuafa ) di wilayah Tangerang.
Disela-sela kesibukannya yang cukup padat sebagai dokter gigi di klinik Garuda Sentra Medika, drg.Hari selalu dapat memberikan waktu dan tenaganya bagi kepentingan sosial yang berkenaan dengan kemanusiaan.Dedikasi sosial untuk bantuan kemanusiaan dari dokter Garuda yang satu ini memang patut mendapat acungan jempol karena semua kegiatan sosialnya itu dilakukan secara professional, terorganisir, tepat sasaran, cepat tanggap bahkan dalam operasional dilapangan ia tidak mengenal waktu selama bantuan masih diperlukan. Namun demikian, semua yang dilakukannya itu tidak mengganggu waktu kerjanya sebagai karyawan di PT.Garuda Indonesia karena ia mengkhususkan waktu cutinya untuk kegiatan-kegiatan sosial seperti tersebut diatas.
Salah satu cita-citanya yang belum terealisir adalah keinginannya untuk mendirikan klinik dan apotek murah yang biaya pengobatannya bisa terjangkau oleh masyarakat yang tidak mampu. Ia dan rekan-rekan team medis lainnya telah bersedia untuk memberikan waktunya selepas jam kerja dari RS.Sentra Medika Garuda, untuk mengabdi di klinik yang dicita-citakannya itu dengan tanpa imbalan.
Bapak dari Rania Nabila Arifin (7 tahun ) dan Arif Rahman Rabbani (4 tahun ) ini adalah sosok karyawan PT. Garuda Indonesia yang bisa menjadi suri tauladan bagi kita semua, ditengah kekurang tanggapan kita terhadap saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan, ternyata masih ada rekan kita yang peduli terhadap penderitaan mereka.
Bravo drg Hari !!
Semoga kegiatan muliamu akan terus mendapatkan dukungan dari rekan-rekan semua. |