Friday, 21 November 2008
Banking Partner
Main Menu
Home
logo Koapgi
News / Berita
Product
Online Shop / Belanja
Company Profile
About Us
Contact Us
FAQs
Testimonial
Evaluasi Komparatif
Struktur Organisasi
Site map
webmail
Career
Brosur S1 dan S2
Online TV
Latest News
Friday, 19. September 2008
Monday, 15. September 2008
Friday, 12. September 2008
Wednesday, 03. September 2008
14:39 - Pengumuman
Friday, 01. August 2008
Friday, 25. July 2008
10:38 - Berita Duka
Tuesday, 15. July 2008
Monday, 30. June 2008
Tuesday, 17. June 2008
15:02 - Berita Duka
Tuesday, 10. June 2008
15:32 - logo Koapgi
15:17 - logo Koapgi
Tuesday, 18. March 2008
Wednesday, 05. March 2008
Tuesday, 29. January 2008
Tuesday, 22. January 2008
Wednesday, 16. January 2008
23:43 - AD/ART
Friday, 11. January 2008
Monday, 03. December 2007
15:45 - Chart KTA
Thursday, 12. July 2007
Home arrow News / Berita arrow KREDIT MODAL KERJA


KREDIT MODAL KERJA PDF Cetak E-mail
Monday, 03 December 2007

ImageSeperti telah diulas pada bulletin KOAPGI edisi april 2007 mengenai Kredit Modal Kerja (KMK), bahwa bagian dari unit usaha simpan pinjam ini mempunyai pros­pek yang cukup cerah untuk dijadikan unit usaha andalan KOAPGI pada masa yang akan datang dan sesuai dengan amanat Rapat Anggota Tahunan,

Imagebahwa program kerja KOAPGI 2007 salah satunya adalah menggulirkan kredit modal kerja bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ( UMKM ) milik anggota dan non anggota, maka pen­gurus berkewajiban untuk melak­sanakan mandat tersebut dengan sebaik-baiknya.

ImageSeiring dengan perjalanan KOAPGI yang sedari awal berkomit­men untuk mengembangkan organ­isasi dan usahanya dengan modal kemandirian maka KMK ini adalah satu-satunya unit usaha yang men­jadi pilihan kita untuk menghadapi masa depan KOAPGI, karena dengan menekuni dan mengembangkan KMK berarti KOAPGI sedikit demi sedikit telah melepaskan ketergan­tungan kepada induk perusahaan dimana Koapgi berada. KOAPGI tidak ingin seperti koperasi-koperasi lain yang mendadak bubar dikarenakan induk perusahaannya bangkrut atau dinyatakan pailit, atau juga

KOAPGI tidak ingin disamakan den­gan koperasi-koperasi karyawan lain­nya yang besar karena dibesarkan oleh fasilitas yang diberikan oleh in­duk perusahaannya yang mana akh­irnya predikat jago kandang sudah terlanjur disandang oleh koperasi-ko­perasi karyawan perusahaan di Indo­nesia.

ImagePERAN KOAPGI Berangkat dari keberhasilan KOAPGI mengembangkan sistim sim­pan pinjam, baik itu kredit kolektif maupun emergency, yang mana sam­pai sekarang KOAPGI masih unggul dari koperasi-koperasi lain dari segi kecepatan proses, besaran plafon yang diberikan , pelayanan kepada anggota dan keberhasilan mempertahankan hutang macet (NPL) sebesar 0 % selama mengelola unit usaha simpan pinjam, serta didukung sumber permodalan dari Bank-Bank rekanan maka KMK ini menjadi tantangan untuk ditum­buh kembangkan menjadi unit usaha yang dapat memberikan harapan cerah kepada masa depan KOAPGI.

Kredit modal kerja adalah kredit yang sangat bermanfaat bagi peminjam karena kredit tersebut diperuntukan untuk pengembangan usaha milik si peminjam, hal itu sangat berbeda dengan kredit konsumtif yang se­lama ini KOAPGI berikan yang mana peruntukannya untuk keperluan yang bersifat konsumtif.

Berbekal jaringan yang sudah terja­lin baik dengan pelaku-pelaku UMKM dan ditambah dengan adanya pola pembinaan dan pendampingan dari rekanan-rekanan perbankan dalam tata cara penyaluran KMK kepada UMKM, alhamdulillah KOAPGI telah berhasil menembus pasar UMKM anggota-non anggota di kota Tangerang dalam pemenuhan kebu­tuhan permodalan mereka dengan pola kemitraan.yang mana sebelum­nya mereka melewati seleksi secara ketat dengan analisa sistim perbank­an serta akad pembiayaan dilakukan secara notaril. Terbukti dengan terus banyaknya daftar antrian yang mengajukan aplikasi permohonan pembiayaan KMK kepada Koapgi mengindikasikan bahwa pengembangan unit simpan pinjam diluar wilayah induk perusahaan kepada sector riil ini masih sangat terbuka lebar.

Apabila kita mengikuti perjalanan dunia perkoperasian di Indonesia, maka bisa kita lihat bahwa sebagian besar koperasi menjadi besar dikarenakan mengelola simpan pinjam, tidak terkecuali koperasi-koperasi karyawan disuatu perusahaan.

Dari sekian banyak jenis-jenis koperasi di Indonesia, ternyata koperasi simpan pinjam adalah koperasi-koperasi yang paling besar dan unggul serta mempunyai cabang-cabang yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, seperti : Koperasi simpan pinjam jasa Pekalongan, Koperasi Kodanua, koperasi Nasari, koperasi Wanita…. Surabaya dlsb.

Berkaca dari pengalaman koperasi-koperasi simpan pinjam tsb. Yang sukses mengelola usaha dengan berani terjun kesektor riil, tidak ada salahnya apabila Koapgi mulai mempersiapkan diri untuk menjadi besar seperti koperasi-koperasi tsb. diatas dengan merintis usaha-usaha simpan pinjam diluar wilayah induk perusahaan agar Koapgi dapat lebih memberikan manfaat kepada anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Peluang masih sangat terbuka lebar.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Login Form
Shopping Category
Who's Online
Saat ini ada 2 tamu online
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
   
   
Copyright ©2001 - 2007 Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia ( KOAPGI ) - All Rights Reserved