MENDEKATKAN HATI DENGAN BERKURBAN

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu Dialah yang terputus (dari nikmat Allah)” (QS-AlKautsar (108):1-3).
Menurut filsofi masyarakat Jawa,“Lebih baik memagari rumah kita dengan batok kelapa dari pada memagarinya dengan besi” Lho kok batok kelapa? Mereka lebih mengkiaskan batok kelapa tersebut kepada tempat yang berisi makanan, karena kebiasaan zaman dahulu orang-orang makan dengan batok sebagai wadahnya. Dan dengan berbagi makanan tersebut akan menjadi pagar pengaman hidupnya.
Tidak ada cita-cita tanpa pengurbanan. Semakin besar berkurban semakin besar pula cita-cita itu akan diraih. Halnya dengan KOAPGI punya visi dan misi yang sudah jelas yaitu ingin menjadi KSU teladan dan terbaik dimata anggota,masyarakat dengan motonya “MEMINTA DENGAN CARA MEMBERI” ini telah secara konsistent dijalankan oleh pengurus KOAPGI, baik dalam prilaku sehari-hari melayani anggota maupun pelayanan sosial terhadap masyarakat umum.
Pada Idul Adha 1430 H kali ini KOAPGI, turut memberikan sumbangan Hewan Qurban Sapi Australia seberat 460 kg dengan tujuan secara vertikal beribadah menghambakan diri dan mendekatkan hati kepada sang Maha Pencipta Tuhan Robbul’alamiin dengan menjalankan perintah dan keharusan berkurban sesuai ayat Al-Quran tersebut diatas, secara horizontal “MEMBERI” guna mendekatkan diri dan hati KOAPGI kepada masyarakat yang ada sekitar wilayah kerja KOAPGI. Kali ini tempat yang dipilih berkurban adalah kampung Rawalini desa Rawalini Kecamatan Teluk naga Kabupaten Tangerang. Alasannya kampung Rawalini dipilih menurut H.Abdul Rozaq tidak lain dengan pertimbangan mendekatkan KOAPGI dengan masyarakat Rawalini tersebut dimana saat ini terdapat pembangunan perumahan KOAPGI di desa Rawalini tersebut agar dapat menjadi jejaring pengaman sosial bagi kelancaran usaha unit bisnis yang baru yaitu perumahan KOAPGI RESIDENCE.
Pembangunan perumahan KOAPGI hasil keputusan RAT 2009 yang awalnya hanya diperuntukkan bagi karyawan KOAPGI, namun dalam perkembangannya banyaknya animo anggota dan karyawan Garuda Indonesia maupun masyarakat umum lainnya, sehingga dipandang akan menjadi usaha baru KOAPGI yang prospektif (baca perihal KOAPGI RESIDENCE).
Sebelumnya KOAPGI sendiri telah melaksanakan program sosial “berbagi dan sinergi “ dengan masyarakat sekitar melalui pemberian beasiswa bagi siswa dhuafa, pembagian bingkisan 150 paket bagi 150 kepala keluarga berupa sembako mukena dan sarung dalam rangka hari Raya Idul Fitri 1430 H sekaligus penyerahan karpet bagi Mushala dan sarana MCK yang memang sangat dibutuhkan warga Rawalini tersebut. Pembenahan sarana sanitasi tersebut diharapkan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang sehat.
Pertimbangan lain berkurban di wilayah tersebut karena belum pernah ada yang berkurban sapi dan KOAPGI kali ini dapat membagikan 400 paket daging kurban. Diharapkan dimasa mendatang KOAPGI tidak hanya menyumbangkan satu sapi saja tapi juga melalui media ini menghimbau anggota KOAPGI yang berniat berkurban dimasa mendatang KOAPGI bersedia menjadi fasilitator guna menyebarkan hewan kurban tersebut kepada daerah yang dianggap kekurangan/miskin dan tentu saja daging nya dibagikan kepada orang yang berhak menerimanya. Ditunggu...!!(S.Iskandar ‘09).





