KOAPGI DIUNDANG KE ISTANA
Pada hari Jum’at tanggal 8 Januari 2010 menjadi hari yang berbahagia dan merupakan kehormatan bagi Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (KOAPGI), yang merupakan satu-satunya koperasi di Indonesia yang diundang oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Istana Negara dalam rangka acara “Pencanangan Gerakan Nasional Wakaf Uang oleh Presiden Republik Indonesia”. Dalam kesempatan tersebut SBY mewakafkan uang senilai Rp 100 juta untuk dikelola oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI).
Abdul Rozaq yang merupakan Pengurus KOAPGI mendapat kehormatan menghadiri acara tsb.“ Hal ini merupakan kehormatan bagi KOAPGI diundang ke Istana Negara”,Ujarnya. Hal lain juga dikarenakan ada pihak sebagai relasi KOAPGI yang sangat respek dan memberikan informasi positif ke lingkaran Istana atas langkah-langkah KOAPGI selama enam tahun terakhir ini dalam keberhasilan mengelola koperasi walaupun ditempa krisis namun senantiasa eksis menguatkan ekonomi khususnya bagi anggota serta kepedulian KOAPGI yang diimplementasikan melalui berbagai kegiatan sosial.
Informasi positif yang disampaikan relasi-relasi KOAPGI khususnya pihak perbankan dikarenakan hubungan baik yang dijalin dan dirawat KOAPGI selama ini dengan stake holder, menciptakan saling percaya dan saling menguntungkan kedua belah pihak, serta mereka salut dan bangga atas kepedulian KOAPGI pada masalah sosial dan kemasyarakatan khususnya kaum dhuafa. Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (KOAPGI) dalam bidang sosial kemasyarakatan secara rutin dalam enam tahun terakhir ini telah aktif melaksanakan CSR (Corporate Social Responsibility) dengan konsentrasi pada Program Peduli Masa Depan Anak-anak Dhuafa (PPMD-AD).
Selaras dengan himbauan Menteri Agama RI Drs.H.Surya Dharma Ali,MSi agar setiap pimpinan instansi dan karyawan di seluruh Indonesia menyambut baik Pencanangan Gerakan Nasional Wakaf Uang yang telah diresmikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, karena wakaf uang merupakan suatu instrumen yang memperkuat ekonomi umat. “Dengan adanya program wakaf tunai Rp. 10.000 per orang dianggap tidak memberatkan seluruh pegawai, dan jika dikumpulkan dari ratusan ribu pegawai di Indonesia, maka insyaallah akan terkumpul dana umat milyaran rupiah perbulannya. Dana tersebut diindikasikan mampu menjadi penggebrak ekonomi umat Islam yang masih dibawah standar”ujar sang Menteri. Bahkan jauh sebelum Pemerintah membentuk Badan Wakaf Indonesia, KOAPGI telah lebih dahulu mempionirkan kegiatan seperti halnya dengan Gerakan Nasional wakaf uang sejak 2004 melalui Program Peduli Masa Depan Anak-anak Dhuafa (PPMD-AD).
KOAPGI secara rutin setiap tahun melaksanakan khitanan massal dan pengobatan gratis bagi masyarakat kaum dhuafa, sebelumnya KOAPGI sendiri telah melaksanakan program sosial “berbagi dan sinergi “pembagian bingkisan 150 paket bagi 150 kepala keluarga berupa sembako, mukena dan sarung dalam rangka hari Raya Idul Fitri 1430 H sekaligus penyerahan karpet bagi Mushala dan sarana MCK yang memang sangat dibutuhkan oleh warga Rawalini. Pembenahan sarana sanitasi tersebut diharapkan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang sehat. Santunan anak yatim, pemberian beasiswa bagi siswa-siswa yang secara intelektual cerdas tetapi secara finansial keluarga mereka dikategorikan kurang mampu, mulai dari SD sampai dengan Perguruan Tinggi. Bantuan tersebut khususnya diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah kerja KOAPGI di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Tangerang dan sekitarnya. Sudah sekitar 330 orang lebih siswa dhuafa dibantu KOAPGI, bahkan sudah ada yang berprofesi sebagai advokat. Dan lebih dari 1400 orang masyarakat miskin memanfaatkan Program PPMD-AD KOAPGI. Pemberdayaan dan pembinaan kepada UKM di wilayah Tangerang, Banten, Lembang maupun Sukabumi telah dilaksanakan KOAPGI melalui program Kemitraan KOAPGI di tahun 2009.
Wisata Pendidikan gratispun bagi anak-anak dhuafa rutin digelar KOAPGI dengan mengunjungi fasilitas yang dimiliki PT.Garuda Indonesia seperti pusat pelatihan Awak Pesawat di Duri Kosambi maupun mengunjungi Pusat Perawatan Pesawat di Garuda Maintenance Facilities Aero Asia(GMF-AA). Dengan Program PEDULI BERBAGI & SINERGI di tahun 2009 KOAPGI juga turut berpartisipasi membantu korban bencana alam. Dana sosial tersebut berasal dari penyisihan 2.5% dari SHU dan partisipasi aktif para anggota KOAPGI. Pada tahun 2009 KOAPGI telah menyalurkan lebih dari Rp.230 juta.
-
2010-06-04 01:00:54 |125.166.93.xxx| HRM.Jambak - KOAPGI Membanggakan masyarakat Koperasi
Berita diundangnya Koapgi ke Istana Negara sangat membanggakan bagi masyarakat koperasi Indonesia,dan dapat dijadikan suri tauladan bagi koperasi-koperasi lainnya
-
2010-06-04 07:00:13 |202.70.51.xxx| sandi hasbullah
Sudah seharusnya memang kita promosikan yg baik itu muncul,saya dari awal percaya bahwa sesuatu klo dikelola dg baik profesional dan dg kejujuran serta bekerja dgn hati ,insya ALLOH akan maju,kemajuan KOAPGI itu sudah nyaris bergerak seperi BANK tapi berbasis nurani tdk memberatkan dan dikembalikan hasil usaha itu secara nyata kpd anggotanya setiap tahun ,dilain sisi aktifnya diberbagai sosial membuktikan KOAPGI lahir untuk meringankan beban para anggotanya dan orang yg membutuhkan..amiin ,insya ALLOH para pengurusnya akan selalu ada dlm lindungan ALLOH swt...jenjang kepemimpinan juga bisa diambil dari sini tunggu saja wasslm






koapgi...koperasi yang begerak tanpa umbar janji..kalah dong kokarga