Sekilas tentang BIFA
kenapa ke Buleleng ? karena di daerah ini lah kampus Bali International Flight Academy (BIFA) berada, tepatnya di desa Sumber Kima Kab. Buleleng Propinsi Bali. Di daerah yang berbatasan dengan selat Bali ini terdapat sebuah lapangan udara yang bernama Letkol Wisnu milik Pem.Kab. Buleleng yang di sewa secara khusus oleh BIFA sebagai sarana latihan siswa-siswa penerbang pada setiap harinya.
Di lapangan udara inilah pesawat-pesawat latih BIFA di parkir dimana kegiatan belajar dan mengajar termasuk kegiatan take off dan landing pesawat-pesawat latih dilakukan. Sewaktu tim penulis mengunjungi hanggar milik BIFA, terlihat kesibukan para siswa yang sedang menjalani briefing, para instruktur (berasal dari Canada dan Australia), mekanik yang sedang melakukan perawatan pesawat- pesawat latih Cessna 172. Cuaca panas saat itu di pesisir selat Bali tidak terlihat mempengaruhi kegiatan yang mereka kerjakan. Menurut perbincangan yang dilakukan dengan para instruktur dan chief mekanik yang sedang bertugas, sampai saat ini BIFA sudah memiliki
8 buah pesawat latih Cessna 172 ( 4 seater ) dan akan bertambah menjadi 10 buah pada tahun 2010 ini. Menurut mekanik yang sedang bekerja pada saat itu, pesawat-pesawat tersebut sebagian besar di datangkan dari Amerika dan Canada dalam keadaan terurai dan dirakit di hanggar Merpati di Surabaya. Ada satu hal yang menarik salah satu pesawat di datangkan dari Australia dan diterbangkan langsung oleh salah seorang instruktur yang saat itu mendampingi tim penulis dalam melakukan penin- jauan di hanggar tersebut.
Setelah selesai melakukan kunjungan di hang gar , penulis di antar untuk meninjau kampus BIFA yang terletak tepat di seberang lapangan udara Letkol Wisnu. Kampus yang lebih menyerupai resort wisata ini kami disambut hangat oleh CEO BIFA Bapak Wiradharma B.Oka.
Di ruangan aula kampus, kami diterima oleh beliau beserta staf- stafnya, dalam kesempatan terse- but Bapak Oka mempresentasikan program-program yang dimiliki oleh BIFA, yang mencakup meto dologi pendidikan dan pengajaran, kebijaksanaan lembaga mengenai pembiayaan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan perihal pelati- han. Dalam pertemuan tersebut tim KOAPGI kembali mendapat penegasan mengenai kerjasama pembiayaan pendidikan dan pelatihan penerbang bagi putra/i karyawan PT.Garuda Indonesia yang mempunyai minat untuk me- nempuh pendidikan dan pelatihan penerbang di BIFA.
Selesai dengan pertemuan tersebut, rombongan kembali dipandu untuk meninjau fasilitas-fasilitas yang tersedia di kampus tersebut
seperti ruang makan, fasilitas olahraga termasuk kolam renang, mess siswa, mess instruktur dan sarana lainnya seperti perpustakaan, laboratorium bahasa dan fasilitas simulator pesawat Cessna. Secara umum semua fasilitas menampilkan keadaan sangat baik seperti layaknya sebuah lembaga pendidikan bertaraf internasional.
Dengan melihat tingginya tingkat kebutuhan akan tenaga penerbang di PT. Garuda Indonesia dan airline-airline lainnya,program ini merupakan suatu kesempatan yang amat baik untuk dapat bergabung sebagai penerbang di airline manapun yang membutuhkan profesi penerbang.
Nah, rekan-rekan anggota dan pembaca yang merasa tertarik untuk mengikut sertakan putra/i atau bahkan diri anda sendiri dalam program pendidikan
dan pelatihan calon penerbang ini, dapat mendaftar di ruangan 109 sebelah minimarket KOAPGI Garuda Sentra Operasi (GSO) Bandara Soekarno Hatta, para petugas kami akan dengan senang hati menjawab semua pertanyaan mengenai perihal program pendidikan dan pelatihan penerbang di BIFA.
Kehadiran anda kami nantikan….





